Apa itu widget kalender?
Widget kalender adalah kotak kecil di website yang menampilkan tanggal hari ini, nama hari, dan bulan berjalan dalam sekali lihat. Blog, portal berita, sekolah, masjid, pesantren, komunitas, dan UMKM memakainya agar tanggal selalu terlihat di header atau sidebar.
Dengan kalender WebToolsMe Anda memilih kalender utama dan kalender tambahan (misalnya Hijriah), menyesuaikan warna dengan website, lalu menyalin satu baris kode HTML. Tanpa plugin dan tanpa daftar: kalender gratis ini bisa dipasang di WordPress, Blogger (Blogspot), Wix, Shopify, atau halaman HTML apa pun. Tanggal diperbarui otomatis setiap hari.
Apa manfaat kalender di website?
- Tanggal hari ini: baris tanggal yang rapi dengan nama hari untuk blog dan portal berita.
- Tanggal Hijriah: untuk website masjid, pesantren, dan komunitas Muslim, berdampingan dengan tanggal Masehi. Paling banyak dicari menjelang Ramadan.
- Sekolah dan organisasi: kalender bulanan yang mudah dilihat siswa, orang tua, dan anggota.
- Layanan dan janji temu: pengunjung bisa mengecek tanggal dan hari sebelum menghubungi Anda.
- Website multibahasa: nama bulan dan hari dalam bahasa pengunjung.
Cara memasang kalender di website (kode HTML)
Atur kalender dan tampilannya di atas, lalu klik Salin kode. Tempel kode HTML singkat itu di tempat kalender ingin ditampilkan, lalu ikuti langkah untuk platform Anda:
- Di editor halaman atau pos, tambahkan blok HTML Khusus.
- Tempel kode ke dalam blok.
- Perbarui atau terbitkan halaman.
- Buka file HTML halaman Anda.
- Tempel kode di tempat widget akan muncul.
- Simpan file lalu unggah ke server.
- Pilih Tambah › Sematkan kode › Sematkan HTML.
- Tempel kode dan atur posisi kotak di halaman.
- Terbitkan website.
- Buka Tata Letak › Tambahkan Gadget › HTML/JavaScript.
- Tempel kode.
- Simpan.
Tanggal Hijriah dan kalender lain
Pilih Hijriah sebagai kalender tambahan, maka tanggal Hijriah hari ini muncul di bawah tanggal Masehi, misalnya "12 Jumadilawal 1448". Perhitungannya mengikuti kalender Umm al-Qura, kalender resmi Arab Saudi. Di Indonesia, awal Ramadan dan Syawal ditetapkan Kementerian Agama melalui sidang isbat, sehingga bisa berbeda satu hari; untuk tanggal ibadah, ikuti pengumuman resmi.
Anda juga bisa menambahkan kalender Imlek, kalender Ibrani, kalender Persia, kalender Buddha Thailand, kalender Jepang (era Reiwa), dan kalender nasional India. Nama bulan dan hari berasal dari browser pengunjung sendiri, jadi widget tidak perlu server.
Fitur
Di mana sebaiknya kalender dipasang?
- Bagian atas sidebar atau tepat di bawah header adalah tempat yang paling sering dilihat.
- Di tempat sempit (sidebar, footer), cukup aktifkan "Tanggal hari ini"; kalender bulanan cocok untuk area yang lebih lebar.
- Saat lebar widget dikecilkan, teks ikut mengecil secara proporsional dan tetap terbaca hingga 240 piksel.
- Untuk website masjid dan pesantren, aktifkan Hijriah sebagai kalender tambahan.
Ringan dan menjaga privasi
Kalender ini hanya satu script kecil. Setelah dimuat, ia tidak menghubungi server lagi: tanggal dihitung di browser pengunjung. Tanpa cookie, tanpa pengumpulan data, dan berjalan di kotak terisolasi sendiri sehingga tidak merusak tema dan tidak memperlambat website.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah widget kalender ini gratis?
Ya. Sepenuhnya gratis, tanpa pendaftaran dan tanpa batas jumlah website; hanya ada tautan kecil ke sumber.
Bisakah memasang kalender di Blogger tanpa plugin?
Bisa. Salin kode HTML lalu tempel di gadget HTML/JavaScript (Blogger), blok HTML Khusus (WordPress), atau langsung di kode halaman.
Apakah tanggal berganti otomatis?
Ya. Widget menampilkan tanggal hari ini sesuai jam pengunjung dan berganti sendiri setelah tengah malam.
Mengapa tanggal Hijriah bisa beda satu hari?
Widget memakai perhitungan Umm al-Qura, sedangkan di Indonesia awal bulan ditetapkan lewat sidang isbat, sehingga kadang berbeda satu hari.
Apakah menampilkan hari libur nasional?
Tidak. Widget menampilkan tanggal dan hari saja, tanpa daftar hari libur atau acara.